🟢 TINGKAT 3 — KELAS 3
(Penguatan tauhid rububiyyah, mengenal sunnatullah, bimbingan kuat)
A. Pemahaman IPAS (Sains & Sosial)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
- Menjelaskan bentuk dan fungsi pancaindra sebagai nikmat Allah serta cara menjaganya sebagai wujud syukur. QS. An-Nahl: 78
- Menjelaskan tahapan siklus hidup makhluk hidup dan menyebutkan kewajiban manusia untuk tidak merusaknya. QS. Al-A’raf: 56
- Mengenal sumber daya alam di sekitar serta menjelaskan akibat perbuatan manusia yang merusak lingkungan. QS. Ar-Rum: 41
- Mengamati perubahan wujud zat dan menjelaskan bahwa perubahan tersebut terjadi atas ketetapan Allah (sunnatullah). QS. Al-Qamar: 49
- Mengenal sumber energi (matahari, air, angin) dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari sebagai karunia Allah. QS. Ibrahim: 32–33
- Mengenal gaya (dorong, tarik) dan pengaruhnya terhadap gerak benda sebagai hukum yang Allah tetapkan di alam.
- Menjelaskan peran dan tanggung jawabnya di rumah dan sekolah sebagai bentuk amanah. HR. Bukhari & Muslim: “Setiap kalian adalah pemimpin…”
- Mengenal letak kota/kabupaten tempat tinggalnya melalui peta sederhana sebagai bagian dari mengenal nikmat tempat tinggal.
- Mengenal ragam bentang alam dan profesi masyarakat sekitar sebagai bentuk rezeki yang Allah bagikan. QS. Hud: 6
- Mengenal perbedaan kebutuhan dan keinginan serta menggunakan uang secara sederhana dan tidak berlebihan.
QS. Al-Isra’: 26–27
B. Keterampilan Proses (Adab Ilmu)
Peserta didik mampu:
- Mengamati fenomena alam dengan teliti dan mencatat hasilnya secara sederhana.
- Mengajukan pertanyaan ilmiah dengan panduan guru.
- Membuat prediksi sederhana berdasarkan pengalaman sebelumnya.
- Melakukan penyelidikan sederhana dengan alat ukur dasar dan memperhatikan keselamatan.
- Menyajikan data dalam bentuk tabel sederhana.
- Menyampaikan hasil pengamatan secara lisan dengan jujur.
🟡 TINGKAT 4 — KELAS 4
(Penguatan sebab-akibat, tanggung jawab, mulai mandiri)
A. Pemahaman IPAS (Tauhid + Amanah Khalifah)
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:
- Menjelaskan hubungan bentuk dan fungsi pancaindra serta dampak kelalaian dalam menjaganya. QS. Al-Mu’minun: 78
- Menganalisis siklus hidup makhluk hidup serta menjelaskan pentingnya pelestarian sebagai amanah dari Allah.
- Menjelaskan masalah lingkungan dan perubahan iklim sebagai akibat perbuatan manusia serta upaya mitigasinya. QS. Asy-Syura: 30
- Menjelaskan perubahan wujud zat dan perubahan energi serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
- Menjelaskan sumber dan bentuk energi serta proses perubahan energi sebagai tanda kebesaran Allah. QS. Al-Mulk: 15
- Mengidentifikasi gejala kemagnetan dan berbagai jenis gaya serta pengaruhnya terhadap gerak dan bentuk benda.
- Menjelaskan interaksi sosial di sekolah dan lingkungan serta pentingnya adab, tolong-menolong, dan keadilan. QS. Al-Maidah: 2
- Menggunakan peta konvensional/digital untuk menunjukkan letak provinsi tempat tinggalnya.
- Menjelaskan keterkaitan bentang alam dengan profesi masyarakat dan rezeki yang Allah tetapkan.
- Menjelaskan keanekaragaman hayati dan budaya sebagai ciptaan Allah yang harus dijaga. QS. Al-Hujurat: 13
- Menjelaskan perbedaan kebutuhan dan keinginan serta fungsi uang dengan sikap qana’ah dan tanggung jawab.
B. Keterampilan Proses (Ilmu → Amal → Tanggung Jawab)
Peserta didik mampu:
- Mengamati fenomena alam dan sosial serta mencatat data secara sistematis.
- Menyusun pertanyaan yang dapat diselidiki secara ilmiah.
- Merancang dan melakukan penyelidikan sederhana dengan alat ukur yang sesuai.
- Mengorganisasikan data dalam tabel dan grafik sederhana serta mengidentifikasi pola.
- Membandingkan hasil pengamatan dengan prediksi dan memberikan alasan ilmiah.
- Mengevaluasi proses penyelidikan dan menyebutkan kelebihan serta kekurangannya.
- Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara lisan dan tertulis dalam berbagai format.
🧭 KARAKTER KUAT PENDEKATAN SYARIAT AGAMA (FASE B)
✔ Tauhid sebagai fondasi semua konsep
✔ Alam = ayat kauniyah
✔ Sebab-akibat = sunnatullah
✔ Ilmu mendorong amanah dan tanggung jawab
✔ Tidak spekulatif, tidak filsafat, tidak relativisme