Tujuan: Setelah menyelesaikan jobsheet ini, Anda akan mampu menginstal sistem operasi Debian 12 di VirtualBox.
Persiapan
- Perangkat yang dibutuhkan:
- Komputer dengan VirtualBox terinstal.
- File ISO Debian 12 (unduh di debian.org).
- Spesifikasi Virtual Machine yang Direkomendasikan:
- RAM: Minimal 2 GB (2048 MB)
- Penyimpanan Disk Virtual: Minimal 20 GB
- Prosesor: 1 CPU atau lebih
Langkah Instalasi
Langkah 1: Membuat Virtual Machine di VirtualBox
- Buka VirtualBox dan klik tombol New untuk membuat mesin virtual baru.
- Nama dan Jenis Sistem Operasi:
- Name: Masukkan nama mesin, misalnya “Debian 12”.
- Machine Folder: Pilih lokasi penyimpanan untuk mesin virtual.
- Type: Pilih Linux.
- Version: Pilih Debian (64-bit).
- Klik Next untuk melanjutkan ke pengaturan RAM.
Langkah 2: Mengatur Ukuran RAM
- Pilih ukuran RAM, disarankan minimal 2 GB (2048 MB) atau lebih.
- Klik Next.
Langkah 3: Menyiapkan Disk Virtual
- Pada bagian Hard Disk, pilih Create a virtual hard disk now.
- Klik Create.
- Format Disk Virtual:
- Pilih VDI (VirtualBox Disk Image) dan klik Next.
- Jenis Alokasi:
- Pilih Dynamically allocated agar disk hanya menggunakan ruang sesuai kebutuhan, kemudian klik Next.
- Ukuran Disk:
- Atur ukuran menjadi 20 GB atau lebih, lalu klik Create.
Langkah 4: Menambahkan ISO Debian ke Mesin Virtual
- Pada halaman utama VirtualBox, pilih mesin virtual Debian 12 yang baru saja dibuat, lalu klik Settings.
- Masuk ke tab Storage.
- Di bawah Controller: IDE, klik Empty.
- Di sebelah kanan, klik ikon CD dan pilih Choose a disk file.
- Arahkan ke file ISO Debian 12 yang sudah diunduh, lalu klik Open.
- Klik OK untuk menyimpan pengaturan.
Langkah 5: Memulai Instalasi Debian 12
- Pilih mesin virtual Debian 12 di VirtualBox dan klik Start untuk menjalankan mesin.
- VirtualBox akan boot menggunakan ISO Debian 12 yang dipilih.
Instalasi Debian 12
Langkah 6: Memilih Mode Instalasi
- Pada layar pertama, pilih Graphical Install untuk antarmuka grafis.
- Tekan Enter.
Langkah 7: Memilih Bahasa dan Lokasi
- Language: Pilih bahasa yang diinginkan, lalu klik Continue.
- Select your location: Pilih lokasi atau negara Anda, lalu klik Continue.
- Configure the keyboard: Pilih tata letak keyboard yang sesuai dan klik Continue.
Langkah 8: Konfigurasi Jaringan
- Configure the network: Masukkan nama host untuk komputer, misalnya “debian-vm”.
- Klik Continue.
- Pada bagian Domain name, kosongkan jika Anda tidak memiliki domain, lalu klik Continue.
Langkah 9: Membuat Pengguna dan Kata Sandi
- Root Password: Masukkan kata sandi untuk akun root, lalu klik Continue.
- Full name for the new user: Masukkan nama lengkap pengguna baru, lalu klik Continue.
- Username for your account: Masukkan nama pengguna (username), lalu klik Continue.
- Choose a password for the new user: Masukkan kata sandi pengguna baru, lalu klik Continue.
Langkah 10: Pengaturan Partisi Disk
- Pada layar Partition Disks, pilih Guided – use entire disk untuk partisi otomatis, lalu klik Continue.
- Pilih disk virtual yang telah dibuat untuk instalasi, lalu klik Continue.
- Pilih All files in one partition dan klik Continue.
- Pilih Finish partitioning and write changes to disk, lalu klik Continue.
- Pilih Yes untuk menulis perubahan ke disk, lalu klik Continue.
Menginstal Sistem dan Paket Tambahan
Langkah 11: Menginstal Sistem Dasar
- Debian akan menginstal sistem dasar secara otomatis. Tunggu hingga proses selesai.
Langkah 12: Konfigurasi APT
- Pada Scan another CD or DVD, pilih No dan klik Continue.
- Pilih negara untuk Debian archive mirror (sesuaikan lokasi), lalu klik Continue.
- Jika diminta HTTP Proxy, kosongkan dan klik Continue.
Langkah 13: Pemilihan Perangkat Lunak
- Pada layar Software selection, pilih lingkungan desktop yang diinginkan:
- Centang Debian Desktop Environment dan standard system utilities.
- Pilih desktop environment (GNOME, KDE, atau lainnya).
- Klik Continue untuk melanjutkan.
Langkah 14: Instalasi Bootloader GRUB
- Pilih Yes untuk menginstal GRUB boot loader ke Master Boot Record (MBR).
- Pilih /dev/sda sebagai lokasi pemasangan GRUB, lalu klik Continue.
Langkah Terakhir: Menyelesaikan Instalasi
- Setelah instalasi selesai, pilih Continue untuk me-restart mesin virtual Debian 12.
- Pada layar utama VirtualBox, lepaskan file ISO:
- Masuk ke Settings > Storage.
- Di bawah Controller: IDE, pilih ISO Debian dan klik Remove Disk from Virtual Drive.
- Klik OK, lalu mulai ulang mesin virtual.
Pemeriksaan Akhir
- Login ke Debian:
- Masukkan username dan password yang sudah dibuat.
- Periksa Sistem:
- Cek apakah Debian berjalan dengan baik dengan membuka beberapa aplikasi atau terminal.
- Pastikan semua fungsi berjalan dengan normal.
Catatan Tambahan
- Jika Anda ingin memasang aplikasi atau menyesuaikan pengaturan lebih lanjut, gunakan perintah di terminal Debian.
- Untuk menginstal paket tambahan, gunakan perintah
sudo apt updatedansudo apt install <nama_paket>.
Dengan menyelesaikan langkah-langkah di atas, Anda telah berhasil menginstal Debian 12 di VirtualBox.